Meditasi

 

“Meditation is the tongue of the soul and the language of our spirit”
”Meditasi adalah lidah dari jiwa dan bahasa dari roh kita”
– Jeremy Taylor

“Empty your mind, be formless, shapeless – like water. Now you put water into a cup, it becomes the cup, you put water into a bottle, it becomes the bottle, you put it in a teapot, it becomes the teapot. Now water can flow or it can crash. Be water, my friend.”
”Kosongkan pikiran anda, tanpa bentuk seperti air. Taruhlah air didalam cangkir, ia menjadi cangkir, taruhlah ke dalam botol, ia menjadi botol, taruh ke dalam ceret, ia menjadi ceret.
Air pun bisa mengalir ataupun menghancurkan. Jadilah air, temanku.
– Bruce Lee

Apa sih meditasi itu? Terutama saat ini, meditasi sudah mulai menjadi tren, terutama dengan meradangnya yoga dan pencarian spiritual di era modernisasi, walaupun sebenarnya metode ini sudah digunakan dari beribu-ribu tahun sebelumnya. Tidak hanya digunakan di agama secara spiritual, tetapi banyak perusahaan dan profesional yang mulai melatih meditasi untuk mencapai ketenangan dan kesuksesan dalam hidupnya. Banyak istilah yang dapat menjelaskan meditasi dan tekniknyapun beragam. Intinya meditasi adalah:

  • cara kita sebagai makhluk hidup untuk masuk ke dalam alam bawah sadar kita
  • untuk berkomunikasi dengan siapa diri kita sebenarnya dan dengan alam semesta dan Tuhan kita
  • agar kita mempunyai kontrol atas diri dan dunia kita
  • untuk membentuk kehidupan yang kita inginkan.

Hampir semua agama mengajarkan meditasi, hanya mungkin istilahnya berbeda-beda. Di agama Buddha, memang disebut dengan meditasi. Di agama Islam, sholat merupakan meditasi tingkat tertinggi. Di kristen dan katolik, doa merupakan meditasi. Secara umum, meditasi adalah memfokuskan diri dengan memupuk hal-hal positif yang kita inginkan secara konstan di benak kita, sesederhana ketika kita menikmati indahnya alam di pagi hari. Tetapi meditasi pun bisa untuk hal-hal yang salah, contohnya seperti kekuatiran yang Anda miliki terhadap suatu hal. Saya pernah mendengar cerita tentang seorang Ibu rumah tangga yang hobi bertanam hingga rumahnya pun dipenuhi oleh banyak tanaman yang indah. Suatu hari, Ia baru saja membeli tanaman baru dan tidak tahu mengapa Ia merasa tanaman ini tidak akan bertahan lama. Saking kuatirnya, Ia pun memberitahukan suaminya tentang kekuatirannya tersebut dan memberikan perhatian lebih kepada tanaman ini dibandingkan lainnya. Ia menyiramnya pertama kali dan terus menelitinya setiap ada waktu. Kira-kira tiga minggu kemudian, walaupun sudah banyak perhatian yang diberikannya, daun-daun tanaman tersebut mulai menguning dan akhirnya berguguran. Ia pun berkata, ”betul kan kataku..” Di dalam doa nya di malam itu, Tuhan berkata kepadanya bahwa wanita itu telah membunuh tanaman tersebut dengan pikirannya sendiri. Itulah kekuatan pikiran kita, secara tidak sadar, ia terus memupuk hal-hal negatif tentang tanaman tersebut dan itulah yang terjadi. Dan secara tidak sadar wanita tersebut telah bermeditasi hal-hal yang buruk.

Manfaat Meditasi

Otak kita terbagi menjadi dua bagian, bukan hanya otak kanan dan otak kiri tetapi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar adalah segala sesuatu yang kita pikirkan secara sadar, seperti menggerakkan jari-jari dan kaki kita, dan hanya bagian kecil dari pikiran kita. Pikiran bawah sadar mempunyai kemampuan jauh lebih dari apa yang kita sadari. Salah satunya, ia adalah yang menggerakkan sisa dari tubuh kita seperti kerja jantung, organ, bernafas, dan lain-lain, terutama ketika kita tidur. Apapun yang kita pikirkan secara sadar akan tertanam dengan berjalannya waktu di pikiran bawah sadar. Tubuh kita tidak bisa membedakan antara realitas dan pikiran sadar, ia hanya melakukan hal-hal yang tertanam di pikiran bawah sadar. Ini sebabnya hipnotis dapat membuat kita melakukan hal-hal yang kita tidak bisa lakukan sebelumnya. Jadi, walaupun mata kita melihat hal-hal negatif di sekitar kita, tetapi kita terus memvisualisasikan hal-hal positif di pikiran sadar kita, maka tubuh kita pun akan bereaksi terhadap hal-hal positif tersebut dan mengabarkan alam semesta untuk menarik hal-hal positif ke hadapan kita.

Secara ilmiah, ilmuwan telah menemukan bahwa orang-orang yang bermeditasi telah memindahkan aktivitas otaknya ke daerah yang berbeda di cortex. Yang sebelumnya berada di cortex kanan bagian depan, yang merespon terhadap stress, berpindah ke cortex kiri bagian depan yang lebih tenang. Juga ditemukan aktivitas yang lebih rendah di amygdala, tempat dimana otak memproses rasa takut. Perpindahan mental ini menurunkan efek negatif dari stress, depresi dan ketidaktenangan. Penelitian tentang efek fisik dari meditasi juga dilakukan oleh Dr Benson yang pernah bekerja di Harvard Medical School. Ia menemukan adanya mekanisme kounter keseimbangan untuk situasi yang menyebabkan stress. Karena stress disebabkan oleh adanya stimulus dari hypothalamus di otak, maka relaksasi bisa dilakukan dengan mengkounter stimulasi ini dengan menstimulasikan area lain di otak, yang dapat dilakukan melalui meditasi.

Doa dan Meditasi

Apa sih gunanya berdoa? Mengapa kita harus berdoa? Yang pasti, saya tidak akan membahas hal itu di sini. Yang ingin saya bagi adalah ketika saya menemukan nikmatnya berdoa di bulan ramadhan tahun lalu, terutama setelah membaca bukunya Abu Sangkan. Yang saya baru sadari adalah doa adalah bagian dari kehidupan ini, suatu kebutuhan dasar kita sebagai manusia. Kita selalu diajarkan bahwa kebutuhan dasar manusia adalah makanan, minuman dan lalu tempat tinggal. Menurut saya, yang lebih mendasar adalah doa sebagai meditasi. Buktinya banyak para nabi yang berdoa dan bermeditasi selama berminggu-minggu tidak membutuhkan makanan, minuman maupun tempat tinggal. Yang Maha Kuasa sebenarnya sudah mencoba memberitahukan kepada kita melalui beragam tentang pentingnya meditasi melalui doa, itu sebabnya kita mengenal doa sebagai kewajiban kita sebagai umat beragama. Tetapi jika Anda menyebutnya kewajiban, sepertina kok itu sesuatu yang dipaksakan ya? Tetapi jika Anda menyebutnya sebagai kebutuhan, seperti Anda butuh makan, minum, mandi dan tidur setiap harinya, Anda akan melakukannya karena Anda ingin melakukannya?

Tetapi, Anda sudah mengetahui dan mengenal kenikmatan makan, minum, mandi dan tidur karena Anda sudah melakukannya seumur hidup dan ada efek langsung yang Anda rasakan setelah melakukannya. Ada rasa kenyang terutama setelah berpuasa, rasa lega setelah berlari di siang hari, rasa segar setelah pulang kantor dan rasa puas setelah tidur yang cukup. Lalu, juga ada tanda-tandanya bila Anda tidak melakukannya dengan cukup, yaitu, sangat lapar, sangat haus, badan mulai berbau tidak enak dan rasa lemas. Nah, dengan doa, apa tanda-tandanya ketika Anda benar-benar membutuhkannya? Sebelum saya memberitahu Anda apa tanda-tandanya, persilakan saya untuk mengilustrasikan doa terlebih dahulu.

Anda tidak akan binasa bila tidak berdoa, seperti Anda tidak akan binasa bila tidak mandi, olah-raga maupun tidak memiliki tempat tinggal. Anda juga tidak akan bisa melihat perubahan yang banyak hanya dengan berdoa sekali dua kali, seperti Anda tidak akan turun 5 kilo hanya dengan olah-raga sekali dua kali. Tetapi, bila Anda sudah terbiasa makan makanan yang sehat secara teratur, minum minimum 8 gelas per hari, olah-raga secara teratur selama lebih dari 3 bulan, maka ketika Anda mengurangi atau mengubah salah satu aktivitas tersebut, Anda merasakan sesuatu yang kurang enak, seperti sugesti. Badan terasa tidak enak, lemas dan kurang berenergi. Tubuh dan diri Anda sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut dan Anda sudah menemukan kenikmatan dan manfaat dari hal-hal tersebut, walaupun sebelumnya Anda harus benar-benar memaksa diri Anda untuk melakukan hal-hal tersebut. Sekarang Anda mempunyai tubuh yang indah dan sehat, kulitpun lebih bersinar, Anda memiliki energi yang lebih dari biasanga dan Andapun juga lebih bahagia dan terpenuhi, apakah Anda akan berhenti melakukan hal-hal tersebut? Anda sudah merasa butuh untuk melakukan hal-hal tersebut.

Jadi, ketika Anda sedang merasakan rasa tidak pernah puas, rasa dendam, rasa iri, rasa tidak berterima kasih, lalu mengeluh dan hal-hal negatif mulai menghantui kehidupan Anda, ini adalah tanda-tanda dimana Anda benar-benar membutuhkan doa. Anda bisa melihat sendiri bahwa orang-orang yang secara teratur berdoa dan bermeditasi cenderung tenang dan memiliki rasa positif yang tinggi. Tetapi seperti menurunkan berat badan sebanyak 5-10 kilo, hasilnya tidak akan langsung terlihat, tetapi seperti setelah berolah raga selama 1 jam, Anda bisa merasakan kesegaran tertentu.

Kita sudah tahu bahwa kita harus makan teratur, kita harus makan empat sehat lima sempurna, kita tahu kita harus berolahraga secara teratur, kita tahu kita harus menjaga kebersihan diri kita, seperti kita tahu kita harus berdoa atau meditasi. Walaupun, dalam kenyataannya banyak hal yang belum kita lakukan secara konsisten dengan berbagai alasan, seperti susah mencari makanan sehat, saya tidak suka sayur, saya tidak punya waktu, saya tidak tahu caranya, dan lain-lain. Padahal, semuanya adalah bentuk meditasi. Ketika Anda memilih makanan sehat, Anda hanya memilih makanan yang positif untuk tubuh Anda, ketika Anda berolah raga, Anda menghirup lebih banyak oksigen dan mengelurkan endorfin yang memberikan rasa senang.

Meditasi Dasar

Setiap orang mungkin akan menganjurkan hal yang berbeda, tetapi ini yang berguna untuk saya pertama kali saya bermeditasi. Untuk pertama kali bermeditasi, Anda cukup menempatkan diri Anda di tempat yang tenang dimana Anda benar-benar dapat fokus kepada diri Anda sendiri. Pasang alarm antara 15-30 menit. Sebaiknya dilakukan ketika Anda bangun di pagi hari atau sebelum tidur, sebelum atau sesudah doa. Anda boleh duduk atau berbaring terlentang dimana Anda bisa benar-benar relax dan merasakan dan mendengarkan nafas Anda sendiri. Lalu, biarkanlah pikiran Anda melayang. Bila pikiran Anda melayang ke hal-hal yang negatif, hentikanlah dan tanyakan mengapa Anda memikirkan hal-hal tersebut. Lalu coba pikirkan bagaimana Anda bisa mengatasinya dan tanyakan apa yang akan Anda lakukan bila hal-hal negatif tersebut tidak Ada. Imajinasikan dan visualisasikan secara detil hal-hal positif yang Anda ingingkan terjadi pada diri Anda. Bila Anda menginginkan promosi, maka visualiasikan diri Anda sudah mendapatkan promosi tersebut, kantor Anda dimana, apa yang Anda lakukan dan sebagainya. Terus pikirkanlah hal-hal yang positif sampai alarm berbunyi. Jika Anda kehabisan pikiran, fokuskanlah pada nafas Anda, di sini Anda akan mendapatkan ketenangan.

Setelah alarm berbunyi, maka Anda sudah selesai melakukan meditasi Anda. Jangan lupa menuliskan ide-ide ataupun ilham yang Anda dapatkan.

Beberapa artikel tentang meditasi yang Anda bisa baca:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: