Ask and Ye Shall Receive

“Ask, and it shall be given you; seek; and you shall find; knock and it shall be opened unto you.”
[Matthew 7:7]

“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya
malaikat pengawas yang selalu hadir.”
Al’Quran Qaaf:018

“Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.”
Al’Quran Adz-Dzaariyaat:023

Sudah dituliskan di berbagai Kitab bahwa apabila kita menginginkan sesuatu dalam hidup ini, maka mintalah kepada Yang Maha Kuasa. Kedengarannya seperti hal yang sangat mudah bukan, tetapi dalam prakteknya tidak semua yang kita inginkan benar-benar tercapai. It’s always easier said than done!. Kalau memang semudah itu, saya yakin semua orang di dunia ini mungkin lebih bahagia atau malah lebih serakah. Walaupun seperti itu, saya benar-benar percaya pada kata-kata tersebut dan dalam beberapa hal penting dalam kehidupan saya, sayapun sudah mendapatkan hal-hal indah yang saya memang inginkan. Pastinya, ada beberapa hal yang harus Anda miliki dan lakukan, seperti hal-hal di bawah ini.

Keyakinan & Kepercayaan

Langkah pertama dalam menginginkan sesuatu pastinya adalah keyakinan bahwa Anda bisa, mampu dan patut untuk mendapatkannya tidak lepas dari kepercayaan bahwa Yang Maha Kuasa itu Maha Pemurah dan Pengasih yang pasti akan memberikan hal-hal yang indah ke dalam hidup Anda. Dan, Anda tidak pantas memiliki keraguan sedikit pun bahwa hal ini pasti akan terjadi. Saya menuliskan kata “pasti” dan bukan “mungkin” karena sudah tidak adanya keraguan sedikitpun dalam diri Anda. Walaupun ini terlihat mudah, banyak hal yang dapat menantang keyakinan kita, dan ini butuh kesadaran dari diri Anda yang paling dalam

Kesabaran

Semua itu butuh proses. Manusia pun butuh waktu sembilan bulan untuk menjadi makhluk yang sempurna, maka jangan pernah menuntut untuk menjadikan apa yang kita inginkan itu menjadi segera. Pada saat yang tepat nanti, saat dimana kita paling membutuhkan, anugrah itu akan didatangkan. Ini adalah suatu proses latihan untuk kita untuk terus yakin dan percaya tidak hanya kepada Tuhan ataupun kekuatan besar yang ada di alam semesta ini, tetapi juga kepada diri kita sendiri, bahwa kita mampu menunggu dan terus berusaha. Karena, ujung-ujungnya tidak ada hasil tanpa usaha kan?

Fokus

Usaha apa? Anda bertanya. Usaha untuk terus dapat memfokuskan diri kepada hasil akhir yang Anda inginkan, termasuk untuk terus melakukan hal-hal yang kita lakukan secara konsisten dan penuh energi setiap harinya seperti pertama kalinya Anda menginginkan hal itu terjadi. Ingat benar-benar apa yang anda inginkan dan terus visualisasikan setiap harinya secara lebih mendetil. Bayangkan saja betapa cepat pekerjaan yang Anda lakukan bila Anda terus fokus, atau bagaimana sasaran Anda bisa tepat target ketika melepaskan anak panah bila anda sangat fokus. Ketika berjalan-jalan ke tempat yang baru, Andapun tidak akan mudah tersesat bila Anda terus fokus. Jadi, masuk akal bila Anda terus memfokuskan diri kepada apa yang Anda inginkan setiap harinya.

Ingin vs. Butuh

Dan jangan langsung bersedih hati bila Anda tidak mendapatkan sesuai dengan apa yang Anda inginkan dan pada waktu yang bukan Anda inginkan, karena hanya Yang Maha Kuasa yang tahu dengan pasti apa yang Anda butuhkan. Ini sebenarnya adalah caraNya memberitahukan Anda bahwa pilihanNya adalah pilihan yang lebih baik untuk Anda. Seperti yang disebutkan dalam Hukum Membiarkan (Law of Allowing), biarkanlah hal yang terjadi itu terjadi, terimalah apa yang sudah diberikan, karena dengan itu Anda bisa mendapatkan ketenangan. Juga dalam Hukum Polaritas (Law of Polarity) bahwa dimana ada hal yang kurang baik pasti ada hal yang baik. Jadi, sekali lagi terus yakin, sabar dan fokus.

Maksud – Perwujudan (Intention – Manifestation)

Artinya seperti ini, apapun yang sudah dimaksudkan di alam semesta ini pastinya akan diwujudkan. Seperti biji jagung sudah dimaksudkan untuk menjadi tanaman jagung dimanapun ia ditanam dan janin manusi akan menjadi bayi dalam waktu sembilan bulan. Anda hanya perlu menanamnya. Semuanya dimulai dari pikiran dan benak Anda, Anda harus mempunyai maksud jelas yang Anda komandangkan ke alam semesta, agar semua energi di alam semesta dapat mendengar apa yang Anda inginkan. Lalu menanamkan maksud ini terus menerus di dalam benak Anda mengikuti Hukum Ketertarikan & Getaran (Law of Attraction & Vibration) agar Anda terus mengeluarkan frekuensi yang memanggil frekuensi lain yang sama. Di sini empat hal yang sudah disebutkan diatas sangat perlu dilakukan terus menerus, karena Anda tidak ingin getaran yang Anda keluarkan menurun, karena bisa membingungkan alam semesta. Lalu, milikilah maksud yang mulia, artinya tidak merugikan siapapun juga, karena Hukum Karma itu juga ada.

Sebagai rangkuman, mulailah hari ini untuk mengumandangkan apa yang Anda inginkan, jangan hanya memintanya saja. Contohnya jika Anda menginginkan promosi di pekerjaan Anda, jangan hanya mengucapkan dalam doa “Ya Tuhan, saya benar-benar menginginkan promosi di kantor. Tolong bantu dan berkati saya supaya saya mendapatkannya.” Tetapi, katakanlah dengan maksud yang lebih kuat, “Ya Tuhan, saya bermaksud untuk mendapatkan promosi di kantor dan menjadi manager marketing yang handal. Jadikanlah ya Tuhan” karena Anda sudah tidak memiliki keraguan bahwa itu akan terjadi.

Mengutip dari Steve Pavlina lagi, saya menggunakan kalimat ini setiap saya menginginkan sesuatu terjadi:

Dengan cara yang relax dan mudah, dengan cara yang sehat dan positif, pada waktu yang paling tepat dan untuk segala kebaikan, saya bermaksud untuk mendapatkan _________________ dalam hidup saya. Jadikanlah ya Tuhan dengan segala kebesaranmu. Amin.

Saya menuliskannya di hp saya, karena saya membawanya kemanapun saya pergi dan membacanya sedikitnya tiga kali dalam satu hari: setelah doa pagi, di siang hari dan malam sebelum tidur. Dan ini yang terus memotivasi saya untuk tidak menyerah.

Advertisements

5 Langkah Mengetahui Tujuan Hidup

“Great minds have purposes, little minds have wishes.”
“Pikiran yang luar biasa memiliki tujuan, pikiran yang kecil memiliki keinginan.”
– Irving, Washington

“The purpose of life is to live a life of purpose”
”Tujuan hidup adalah untuk hidup dengan tujuan”
– Richard Leider

“If you can not find the truth right where you are, where else do you expect to find it?
Dogen Belief consists in accepting the affirmations of the soul; unbelief, denying them.”
– Ralph Waldo Emerson

Banyak dari kita yang menghabiskan seluruh hidup kita mencari tujuan hidup kita sendiri, lalu kemudian meninggal sebelum mencapai hal-hal yang berarti dan dipenuhi dengan rasa penyesalan. Saya tidak ingin mempunyai kehidupan yang seperti itu. Saya tahu saya tidak akan menemukan jawabannya mencari di berbagai sumber di kehidupan ini, saya harus mencarinya dari dalam diri saya sendiri. Dan, sayapun harus membedakannya dari impian-impian belaka, bahwa ini benar-benar saya inginkan terjadi dalam hidup saya. Berhentilah mencari, tetapkanlah!

Seperti kata Steven Covey dalam bukunya 7 Habits of Highly Effective People, “Keep the end in mind” dimana kita dianjurkan untuk selalu membayangkan hasil akhir di benak kita sendiri. Banyak latihan yang Anda bisa lakukan untuk mendapatkan jawaban ini, tetapi favorit saya adalah metode dari Steve Pavlina, karena menurut saya sangat mudah dan praktikal. Di dalam artikelnya, Steve Pavlina menganjurkan salah satu cara adalah dengan duduk dan menuliskan semua hal yang keluar di benak Anda ketika Anda menanyakan pertanyaan “Apa tujuan hidup saya di dunia ini?” Ia menganjurkan untuk terus menulis sampai Anda menangis, dan itulah jawabannya. Lalu, saya pun mencobanya. Saya tidak menangis, tetapi saya mendapatkan jawaban yang bisa membuat saya tersenyum dan memberikan rasa lega. Sampai sekarang pun, kalimat itu yang selalu dapat memberikan saya motivasi.

Jadi, ini yang saya lakukan:

1. Buat suasana yang relax dan tanpa gangguan

Artinya matikan TV, menyendirilah, cari tempat dimana Anda bisa benar-benar konsentrasi pada diri anda sendiri. Pasanglah musik yang tenang yang memberikan Anda rasa nyaman, tenang dan bahagia. Lalu siapkan kertas, buku atau komputer Anda untuk mulai menulis. Saya lebih suka memakai komputer karena saya bisa mengetik lebih cepat. Lalu persiapkan waktu Anda kurang lebih 30 menit tanpa gangguan

2. Tuliskan dan tanyakan diri Anda: Tujuan hidup saya adalah…

3. Buat daftar sepanjang mungkin

Lalu, coba jawab pertanyaan tersebut. Gunakanlah kalimat-kalimat yang singkat dan benar-benar keluarkan semua yang Anda pikirkan. Gunakan pertanyaan-pertanyaan ini untuk membantu Anda:

  • Bagaimana Anda ingin dikenal suatu hari nanti?
  • Apa yang ingin Anda capai?
  • Hal-hal apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup ini?

Jangan pikirkan berbagai halangan dan hambatan, fokuskan kepada kehidupan yang ideal yang Anda inginkan. Ini contoh daftar yang saya buat:

  1. Menjadi orang yang baik
  2. Menjadi pembicara yang profesional
  3. Menjadi milyuner
  4. Memiliki perusahaan sendiri
  5. Memiliki rumah/hotel untuk orang yang tidak mampu
  6. Memiliki YMCA untuk anak-anak yang tidak mampu
  7. Memberikan harapan dalam orang lain
  8. Dapat memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menjadi lebih
  9. Mengeluarkan yang terbaik dari diri saya dan orang lain
  10. Menjadi istri, ibu, anak, teman dan saudara yang baik
  11. Sukses
  12. Seorang wanita yang benar-benar menggunakan semua potensinya
  13. Dengan membuat dan memberikan kesempatan kepada orang lain
  14. Untuk mencintai tanpa batas
  15. Untuk memberi tanpa batas
  16. Untuk hidup tanpa batas
  17. Untuk mencintai, memberi dan hidup tanpa batasan
  18. Membantu diri sendiri dan orang lain mengembangkan semua potensinya
  19. Tidak hanya hidup setiap hari seperti hari terakhir
  20. Untuk terus dipenuhi dengan cinta, kebijakan, kebahagiaan dan kesejahteraan

Dan terus, dan terus, dan terus…

4. Jangan berhenti atau putus asa

Proses ini bisa memakan waktu sesingkat dari 10 menit ataupun sampai 1 jam. Untuk beberapa orang, mungkin membutuhkan beberapa kali sampai mereka benar-benar puas. Bersabarlah, karena semua itu membutuhkan proses, dan pastikan bahwa Anda benar-benar memfokuskan diri kepada diri Anda dan kehidupan seperti apa yang benar-benar Anda inginkan. Lakukan sampai Anda bisa membaca kalimat yang Anda tulis berkali-kali dan kalimat itu memberikan Anda rasa nikmat sampai Anda tersenyum ataupun menangis.

5. Tuliskan tujuan hidup Anda di tempat yang Anda bisa baca setiap hari.

Pada akhirnya, Anda akan menemukan sebuah kalimat yang bisa mengingatkan Anda setiap harinya apa tujuan hidup Anda di dalam hidup ini sebagai dasar untuk semua hal yang Anda ingin lakukan dalam hidup ini. Saya tidak hanya menuliskannya di hp dan komputer saya, tetapi juga di website ini dan dalam doa agar alam semesta bisa mendengar dan mendekatkan tujuan hidup saya kepada saya.

Akhirnya, ini yang saya dapatkan:

My purpose in life is:
to uncover and intensify the powerful spirit in myself and others
to be filled with love, wisdom, happiness and prosperity
to love, give and live abundantly
and to appreciate and embrace the beauty of today

Tujuan hidup saya adalah:
menemukan dan memperkuat kekuatan spirit di dalam diri saya dan orang lain
memenuhi diri saya dengan cinta, kebijaksanaan, kebahagiaan dan kemakmuran
mencintai, memberikan dan hidup tanba batasan
juga menikmati dan berterimakasih atas keindahan hari ini

Apa Tujuan hidup Anda? Cobalah latihan ini di waktu senggang Anda dan mungkin bisa memberikan ketenangan yang lebih di hidup Anda, lalu mungkin Andapun bisa berbaginya dengan saya.

Meditasi

 

“Meditation is the tongue of the soul and the language of our spirit”
”Meditasi adalah lidah dari jiwa dan bahasa dari roh kita”
– Jeremy Taylor

“Empty your mind, be formless, shapeless – like water. Now you put water into a cup, it becomes the cup, you put water into a bottle, it becomes the bottle, you put it in a teapot, it becomes the teapot. Now water can flow or it can crash. Be water, my friend.”
”Kosongkan pikiran anda, tanpa bentuk seperti air. Taruhlah air didalam cangkir, ia menjadi cangkir, taruhlah ke dalam botol, ia menjadi botol, taruh ke dalam ceret, ia menjadi ceret.
Air pun bisa mengalir ataupun menghancurkan. Jadilah air, temanku.
– Bruce Lee

Apa sih meditasi itu? Terutama saat ini, meditasi sudah mulai menjadi tren, terutama dengan meradangnya yoga dan pencarian spiritual di era modernisasi, walaupun sebenarnya metode ini sudah digunakan dari beribu-ribu tahun sebelumnya. Tidak hanya digunakan di agama secara spiritual, tetapi banyak perusahaan dan profesional yang mulai melatih meditasi untuk mencapai ketenangan dan kesuksesan dalam hidupnya. Banyak istilah yang dapat menjelaskan meditasi dan tekniknyapun beragam. Intinya meditasi adalah:

  • cara kita sebagai makhluk hidup untuk masuk ke dalam alam bawah sadar kita
  • untuk berkomunikasi dengan siapa diri kita sebenarnya dan dengan alam semesta dan Tuhan kita
  • agar kita mempunyai kontrol atas diri dan dunia kita
  • untuk membentuk kehidupan yang kita inginkan.

Hampir semua agama mengajarkan meditasi, hanya mungkin istilahnya berbeda-beda. Di agama Buddha, memang disebut dengan meditasi. Di agama Islam, sholat merupakan meditasi tingkat tertinggi. Di kristen dan katolik, doa merupakan meditasi. Secara umum, meditasi adalah memfokuskan diri dengan memupuk hal-hal positif yang kita inginkan secara konstan di benak kita, sesederhana ketika kita menikmati indahnya alam di pagi hari. Tetapi meditasi pun bisa untuk hal-hal yang salah, contohnya seperti kekuatiran yang Anda miliki terhadap suatu hal. Saya pernah mendengar cerita tentang seorang Ibu rumah tangga yang hobi bertanam hingga rumahnya pun dipenuhi oleh banyak tanaman yang indah. Suatu hari, Ia baru saja membeli tanaman baru dan tidak tahu mengapa Ia merasa tanaman ini tidak akan bertahan lama. Saking kuatirnya, Ia pun memberitahukan suaminya tentang kekuatirannya tersebut dan memberikan perhatian lebih kepada tanaman ini dibandingkan lainnya. Ia menyiramnya pertama kali dan terus menelitinya setiap ada waktu. Kira-kira tiga minggu kemudian, walaupun sudah banyak perhatian yang diberikannya, daun-daun tanaman tersebut mulai menguning dan akhirnya berguguran. Ia pun berkata, ”betul kan kataku..” Di dalam doa nya di malam itu, Tuhan berkata kepadanya bahwa wanita itu telah membunuh tanaman tersebut dengan pikirannya sendiri. Itulah kekuatan pikiran kita, secara tidak sadar, ia terus memupuk hal-hal negatif tentang tanaman tersebut dan itulah yang terjadi. Dan secara tidak sadar wanita tersebut telah bermeditasi hal-hal yang buruk.

Manfaat Meditasi

Otak kita terbagi menjadi dua bagian, bukan hanya otak kanan dan otak kiri tetapi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar adalah segala sesuatu yang kita pikirkan secara sadar, seperti menggerakkan jari-jari dan kaki kita, dan hanya bagian kecil dari pikiran kita. Pikiran bawah sadar mempunyai kemampuan jauh lebih dari apa yang kita sadari. Salah satunya, ia adalah yang menggerakkan sisa dari tubuh kita seperti kerja jantung, organ, bernafas, dan lain-lain, terutama ketika kita tidur. Apapun yang kita pikirkan secara sadar akan tertanam dengan berjalannya waktu di pikiran bawah sadar. Tubuh kita tidak bisa membedakan antara realitas dan pikiran sadar, ia hanya melakukan hal-hal yang tertanam di pikiran bawah sadar. Ini sebabnya hipnotis dapat membuat kita melakukan hal-hal yang kita tidak bisa lakukan sebelumnya. Jadi, walaupun mata kita melihat hal-hal negatif di sekitar kita, tetapi kita terus memvisualisasikan hal-hal positif di pikiran sadar kita, maka tubuh kita pun akan bereaksi terhadap hal-hal positif tersebut dan mengabarkan alam semesta untuk menarik hal-hal positif ke hadapan kita.

Secara ilmiah, ilmuwan telah menemukan bahwa orang-orang yang bermeditasi telah memindahkan aktivitas otaknya ke daerah yang berbeda di cortex. Yang sebelumnya berada di cortex kanan bagian depan, yang merespon terhadap stress, berpindah ke cortex kiri bagian depan yang lebih tenang. Juga ditemukan aktivitas yang lebih rendah di amygdala, tempat dimana otak memproses rasa takut. Perpindahan mental ini menurunkan efek negatif dari stress, depresi dan ketidaktenangan. Penelitian tentang efek fisik dari meditasi juga dilakukan oleh Dr Benson yang pernah bekerja di Harvard Medical School. Ia menemukan adanya mekanisme kounter keseimbangan untuk situasi yang menyebabkan stress. Karena stress disebabkan oleh adanya stimulus dari hypothalamus di otak, maka relaksasi bisa dilakukan dengan mengkounter stimulasi ini dengan menstimulasikan area lain di otak, yang dapat dilakukan melalui meditasi.

Doa dan Meditasi

Apa sih gunanya berdoa? Mengapa kita harus berdoa? Yang pasti, saya tidak akan membahas hal itu di sini. Yang ingin saya bagi adalah ketika saya menemukan nikmatnya berdoa di bulan ramadhan tahun lalu, terutama setelah membaca bukunya Abu Sangkan. Yang saya baru sadari adalah doa adalah bagian dari kehidupan ini, suatu kebutuhan dasar kita sebagai manusia. Kita selalu diajarkan bahwa kebutuhan dasar manusia adalah makanan, minuman dan lalu tempat tinggal. Menurut saya, yang lebih mendasar adalah doa sebagai meditasi. Buktinya banyak para nabi yang berdoa dan bermeditasi selama berminggu-minggu tidak membutuhkan makanan, minuman maupun tempat tinggal. Yang Maha Kuasa sebenarnya sudah mencoba memberitahukan kepada kita melalui beragam tentang pentingnya meditasi melalui doa, itu sebabnya kita mengenal doa sebagai kewajiban kita sebagai umat beragama. Tetapi jika Anda menyebutnya kewajiban, sepertina kok itu sesuatu yang dipaksakan ya? Tetapi jika Anda menyebutnya sebagai kebutuhan, seperti Anda butuh makan, minum, mandi dan tidur setiap harinya, Anda akan melakukannya karena Anda ingin melakukannya?

Tetapi, Anda sudah mengetahui dan mengenal kenikmatan makan, minum, mandi dan tidur karena Anda sudah melakukannya seumur hidup dan ada efek langsung yang Anda rasakan setelah melakukannya. Ada rasa kenyang terutama setelah berpuasa, rasa lega setelah berlari di siang hari, rasa segar setelah pulang kantor dan rasa puas setelah tidur yang cukup. Lalu, juga ada tanda-tandanya bila Anda tidak melakukannya dengan cukup, yaitu, sangat lapar, sangat haus, badan mulai berbau tidak enak dan rasa lemas. Nah, dengan doa, apa tanda-tandanya ketika Anda benar-benar membutuhkannya? Sebelum saya memberitahu Anda apa tanda-tandanya, persilakan saya untuk mengilustrasikan doa terlebih dahulu.

Anda tidak akan binasa bila tidak berdoa, seperti Anda tidak akan binasa bila tidak mandi, olah-raga maupun tidak memiliki tempat tinggal. Anda juga tidak akan bisa melihat perubahan yang banyak hanya dengan berdoa sekali dua kali, seperti Anda tidak akan turun 5 kilo hanya dengan olah-raga sekali dua kali. Tetapi, bila Anda sudah terbiasa makan makanan yang sehat secara teratur, minum minimum 8 gelas per hari, olah-raga secara teratur selama lebih dari 3 bulan, maka ketika Anda mengurangi atau mengubah salah satu aktivitas tersebut, Anda merasakan sesuatu yang kurang enak, seperti sugesti. Badan terasa tidak enak, lemas dan kurang berenergi. Tubuh dan diri Anda sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut dan Anda sudah menemukan kenikmatan dan manfaat dari hal-hal tersebut, walaupun sebelumnya Anda harus benar-benar memaksa diri Anda untuk melakukan hal-hal tersebut. Sekarang Anda mempunyai tubuh yang indah dan sehat, kulitpun lebih bersinar, Anda memiliki energi yang lebih dari biasanga dan Andapun juga lebih bahagia dan terpenuhi, apakah Anda akan berhenti melakukan hal-hal tersebut? Anda sudah merasa butuh untuk melakukan hal-hal tersebut.

Jadi, ketika Anda sedang merasakan rasa tidak pernah puas, rasa dendam, rasa iri, rasa tidak berterima kasih, lalu mengeluh dan hal-hal negatif mulai menghantui kehidupan Anda, ini adalah tanda-tanda dimana Anda benar-benar membutuhkan doa. Anda bisa melihat sendiri bahwa orang-orang yang secara teratur berdoa dan bermeditasi cenderung tenang dan memiliki rasa positif yang tinggi. Tetapi seperti menurunkan berat badan sebanyak 5-10 kilo, hasilnya tidak akan langsung terlihat, tetapi seperti setelah berolah raga selama 1 jam, Anda bisa merasakan kesegaran tertentu.

Kita sudah tahu bahwa kita harus makan teratur, kita harus makan empat sehat lima sempurna, kita tahu kita harus berolahraga secara teratur, kita tahu kita harus menjaga kebersihan diri kita, seperti kita tahu kita harus berdoa atau meditasi. Walaupun, dalam kenyataannya banyak hal yang belum kita lakukan secara konsisten dengan berbagai alasan, seperti susah mencari makanan sehat, saya tidak suka sayur, saya tidak punya waktu, saya tidak tahu caranya, dan lain-lain. Padahal, semuanya adalah bentuk meditasi. Ketika Anda memilih makanan sehat, Anda hanya memilih makanan yang positif untuk tubuh Anda, ketika Anda berolah raga, Anda menghirup lebih banyak oksigen dan mengelurkan endorfin yang memberikan rasa senang.

Meditasi Dasar

Setiap orang mungkin akan menganjurkan hal yang berbeda, tetapi ini yang berguna untuk saya pertama kali saya bermeditasi. Untuk pertama kali bermeditasi, Anda cukup menempatkan diri Anda di tempat yang tenang dimana Anda benar-benar dapat fokus kepada diri Anda sendiri. Pasang alarm antara 15-30 menit. Sebaiknya dilakukan ketika Anda bangun di pagi hari atau sebelum tidur, sebelum atau sesudah doa. Anda boleh duduk atau berbaring terlentang dimana Anda bisa benar-benar relax dan merasakan dan mendengarkan nafas Anda sendiri. Lalu, biarkanlah pikiran Anda melayang. Bila pikiran Anda melayang ke hal-hal yang negatif, hentikanlah dan tanyakan mengapa Anda memikirkan hal-hal tersebut. Lalu coba pikirkan bagaimana Anda bisa mengatasinya dan tanyakan apa yang akan Anda lakukan bila hal-hal negatif tersebut tidak Ada. Imajinasikan dan visualisasikan secara detil hal-hal positif yang Anda ingingkan terjadi pada diri Anda. Bila Anda menginginkan promosi, maka visualiasikan diri Anda sudah mendapatkan promosi tersebut, kantor Anda dimana, apa yang Anda lakukan dan sebagainya. Terus pikirkanlah hal-hal yang positif sampai alarm berbunyi. Jika Anda kehabisan pikiran, fokuskanlah pada nafas Anda, di sini Anda akan mendapatkan ketenangan.

Setelah alarm berbunyi, maka Anda sudah selesai melakukan meditasi Anda. Jangan lupa menuliskan ide-ide ataupun ilham yang Anda dapatkan.

Beberapa artikel tentang meditasi yang Anda bisa baca:

Laws of Universe

Pernahkah Anda menanyakan:

  • Mengapa ketika sedang macet dan Anda pindah ke jalur sebelah, jalur sebelumnya bergerak lebih cepat
  • Mengapa jalanan selalu macet ketika Anda terburu-buru
  • Mengapa tisu toilet tidak pernah tersedia ketika Anda benar-benar membutuhkannya
  • Mengapa Anda selalu menumpahkan sesuatu di baju-baju Anda yang baru

Daftar ini bisa terus-terusan tidak ada habisnya dan ini juga sebabnya banyak orang percaya pada hukum karma, kekuatan pikiran positif maupun kekuatan lain yang mengarahkan hidup kita. Kita tidak pernah tahu dengan pasti apa itu kekuatan yang ada disekitar kita ini, tetapi kita bisa merasakannya, terutama ketika kita benar-benar mengiginkan sesuatu, sepertinya keberuntungan benar-benar ada di sisi kita.

Contohnya, ketika saya masih SMA, saya benar-benar memimpikan untuk sekolah di Carnegi Mellon University di Pittsburgh sampai saya tidak mau memasukkan aplikasi ke sekolah-sekolah lain. Saya sudah benar-benar jatuh cinta dengan sekolah tersebut sampai saya sudah tahu persis saya akan mengambil major apa, memilih asrama yang mana, membayangkan berolahraga dimana, membayangkan makan siang di taman di tengah-tengah kampus. Saya benar-benar memikirkannya setiap hari tanpa henti dan benar-benar yakin bahwa saya akan diterima, walaupun saya tahu saingannya luar biasa sulit. Saya sedikit sedih ketika mengetahui bahwa saya hanya masuk daftar antri, tetapi saya sangat ingin bersekolah di sana sampai saya menulis surat kembali ke administrasinya dan akhirnya pun saya diterima, satu dari sepuluh wanita yang diterima diantara 300 laki-laki lainnya. Impressive!

Sejak dulu saya sudah mempercayai adanya kekuatan universal ini yang diturunkan dari Tuhan kita, walaupun saya tidak mengerti sampai mempelajari Hukum Universal ini. Saya sudah banyak mencari di berbagai sumber mengenai hukum-hukum tersebut dan secara ringkas, ini yang bisa saya jelaskan:

1. Semua di alam semesta didasari oleh hukum
Lingkungan kita didasari dengan hukum, pekerjaan kita ada hukumnya, negara kita pun ada hukumnya, yang tentunya diciptakan oleh manusia. Tidak seperti hukum yang diciptakan manusia yang bisa benar di suatu negara dan bisa salah di negara lain, hukum universal adalah hukum yang bersifat benar dimanapun ia diaplikasikan, seperti hukum alam dimana kupu-kupu pasti bermulai dari ulat bulu. Dimanapun Anda berada di dunia ini, hukum universal adalah pasti dan ditujukan untuk menjaga keselarasan dan kehidupan semua makhluk di alam semesta.

2. Semua terdapat di dalam diri kita sendiri
Apa artinya? Kita sebagai manusia sangat cenderung untuk mencari jawaban di luar diri kita sendiri. Contoh yang paling saya sukai adalah dalam mencari pasangan hidup. Banyak yang berkata bahwa kita tidak akan lengkap tanpa orang lain dalam kehidupan kita, seperti yang dikatakan Tom Cruise dalam Jerry McGuire, “you complete me.” Walaupun saya menyukai film tersebut, mempercayai hal ini membuat kita mengambil langkah ke belakang, mengapa kita tidak mulai mencari jawaban dari diri kita sendiri karena banyak hal-hal yang kita belum ketahui. Contohnya, pernahkah anda mendengar bahwa hanya 10% dari kapasitas otak kita yang kita pergunakan? Walaupun banyak ilmuwan yang telah membantah hal ini, saya percaya bahwa kita semakin jarang melatih otak kita, terutama bagian bawah sadarnya untuk memaksimalkan potensi kita sebagai mahluk hidup yang telah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa. Mengapa kira-kira semu nabi seperti Mohammad, Yesus, Buddha dan lain-lain selalu sangat positif, penuh dengan cinta, pengetahuan, kebijakan dan menciptakan keajaiban? Menurut saya, mereka benar-benar mengerti dan dapat mengaplikasikan semua hukum univeral ini dalam kehidupan sehari-harinya, yang membutuhkan kepercayaan yang sangat tinggi. Saya yakin kok semua orang memiliki kepercayaan, termasuk Anda yang tidak percaya pada Tuhan, Anda pun memiliki kepercaayan tersebut. Kita sebagai manusia, makhluk tertinggi yang diciptakan Tuhan, memiliki kekuatan untuk menjadi, melakukan dan mendapatkan banyak hal di kehidupan ini, yang harus kita mulai dari dalam.

3. Sudah Dikonfirmasikan oleh Ilmu Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan menjelaskan bahwa semua di alam semesta ini terbuat dari partikel-partikel yang memiliki energi dan selalu bergetar; yang artinya semua benda memiliki frekuensi tersendiri. Ini adalah bagaimana caranya kita berkomunikasi dengan berbagai hal di dunia ini dibawah kesadaran kita sendiri. Di dalam Ilmu Mekanika Kuantum pun menyatakan bahwa peristiwa bisa diterka dengan tingkat ketelitian dan kebenaran yang sangat tinggi. Bila Anda adalah seorang yang sangat teknikal seperti saya, maka masuk akal menyatakan bahwa energi seperti apapun yang Anda ciptakan, maka Anda juga akan berkomunikasi dengan energi yang sama. Itu sebabnya burung selalu terbang bersama dan ”misery loves company.”

Banyak macam Hukum Universal yang bisa Anda pelajari, tetapi di sini saya akan fokus ke beberapa favorit saya yang saya merasa benar-benar paling berguna. Saya tidak akan menjelaskannya secara detil di sini, cukup agar Anda bisa mengerti sedikit masing-masing dari Hukum Universal tersebut.

1. The Law of Attraction (Hukum Ketertarikan)
Ini adalah hukum yang paling terkenal, yang menyatakan bahwa “That which is like unto itself is drawn” – yang melibatkan dua hal yaitu keinginan dan ekspektasi. Keinginan adalah energi positif yang dikeluarkan ke alam semesta dan menciptakan hubungan dengan hal yang Anda inginkan. Ekspektasi adalah energi lain yang menarik apa yang Anda inginkan tadi ke arah Anda. Kedua hal ini harus dilakukan dengan seimbang untuk mengaktivasikan hukum ini agar berguna untuk Anda. Ketika anda melemahkan atau mengganti keinginan Anda atas sesuatu, jalur energi tadi bisa terputus atupun lari dari tujuan utamanya. Tetapi bila keingingan ini selalu stabil dan terfokus, keinginan ini akan tercapai sebagian atapun seluruhnya. Hukum ini memberitahukan kita bahwa kita akan menarik dan mendapatkan hal-hal yang serupa dengan energi kita juga hal-hal yang selalu kita fokuskan dalam pikiran kita.

2. The Vacuum Law of Prosperity (Hukum Kevakuman dari Kesejahteraan)
Agar seseorang dapat menarik ataupun menambah sesuatu yang baru dalam kehidupannya, pertama ia harus membuat tempat untuk hal tersebut di dalam kehidupannya.
Alam semesta tidak dapat memberikan sesuatu yang lebih baik kepada Anda bila Anda belum melepaskan apa yang Anda pegang atau miliki. Alam benar-benar mencari dan menempati sesuatu yang kosong. Karena alam semesta sifatnya baik, maka vakum akan selalu dipenuhi dengan kebaikan. Jadi, salah satu jalan tercepat untuk mendapatkan kesejahteraan di kehidupan Anda adalah dengan menciptakan vakum

3. Law of Vibration (Hukum Getaran)
Hukum ini menyatakan bahwa semua di alam semesta ini selalu dalam keadaan bergetar, termasuk pikiran kita, yaitu salah satu bentuk energi yang tertinggi dan terkuat. Pikiran adalah energi listrik yang bergetar pada frekuensi yang sangat cepat yang kemudian merambat ke alam semesta dan mulai mencari bentuk. Ingat bahwa energi tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan. Artinya, pikiran tersebut diciptakan oleh energi lain dan akan terus ada dalam bentuk satu ataupun yang lain. Ini artinya kita mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam memonitor dan mendisiplinkan pikiran kita, karena ia akan terus berpindah dari pikiran kita ke kehidupan kita. Pikiran yang hanya terbersit sebentar akan mendapatkan energi yang kecil, tetapi ketika pikiran itu menguat, berkembang dan diberikan perhatian yang lebih, ia akan mulai mempunyai kekuatan. Semakin banyaknya perhatian yang kita berikan kepada pikiran tersebut, ia akan mulai mengambil bagian dan membentuk kehidupan dan hubungan Anda.

4. Law of Deliberate Creation (Hukum Kreasi yang Disengaja)
Hukum ini menyatakan ”That
which I give thought to, I begin to attract. What I give thought to with emotion, I attract more quickly. That which I think about, I get.” – Apa yang beri pikiran, saya mulai panggil. Ketika saya memberikannya emosi, saya memanggilnya lebih cepat. Apa yang saya pikirkan, saya dapatkan. Jadi, ketika Anda benar-benar memikirkan sesuatu hal dengan ekspektasi dan kepercayaan untuk mendapatkannya, Anda berada di tempat untuk mendapatkannya. Jika dengan Law of Attraction Anda dapat menarik berbagai hal dengan tidak segnaja, Law of Deliberate Creation memberikan Anda kesempatan untuk memberikan getaran yang Anda sadari.

5. Law of Allowing (Hukum Membiarkan)
Hukum ini adalah prinsip untuk tidak melakukan tindakan apa-apa dan tidak menolak apapun. Ada dua cara untuk mengaplikasikan hukum ini. Satu adalah dengan menerima yang lain apa adanya dan yang kedua benar-benar membiarkan alam semesta mengantarkan semua yang kita inginkan. Hukum ini menjanjikan anda kemudahan dan ketenangan. Alam telah menunjukkan kita bagaimana harmonisasi dan cinta telah membuat alam berkembang tanpa usaha yang banyak. Bila kita pun dapat membiarkan diri kita menjadi siapa kita sebenarnya, sebagai bagian dari alam semesta, maka hukum ini akan sendirinya terjadi dihadapan Anda.

6. Law of Sufficiency And Abundance (Hukum Kecukupan dan Kelimpahan)
Anda sudah memiliki semua yang Anda butuhkan untuk menjadikan kehidupan Anda seperti sebuah mimpi bila Anda bisa menerima apa yang sudah menjadi hak Anda ketika Anda dilahirkan. Kita hidup di alam yang berlimpah, walaupun banyak dari kita yang melihat alam semesta seperti banyak yang terbatas. Sebenarnya dunia ini tidak memiliki batas untuk persediaan hal-hal maupun pengalaman yang baik, dari segi spiritual maupun energi. Semuanya cukup untuk semua orang.
Kita saja sendiri yang sudah deprogram bahwa semuanya tidak cukup. Sebenarnya kita sendiri sudah sangat berlimpah dan dapat menciptakan apapun yang kita inginkan. Anda sudah diberikan kehidupan dan mempunyai akses untuk berbagai kekuatan yang Anda butuhkan untuk menciptakan kehidupan yang Anda pilih. Anda tidak pernah ditipu dari porsi kesejahteraan Anda ketika orang lain mendapatkan kesuksesan.

7. Law of Detachment (Hukum Melepaskan)
Hukum ini mengatakan agar Anda bisa mendapatkan apapun di dunia fisik ini, Anda harus melepaskan ketergantuangan (”attachment”) Anda dari hal tersebut. Ini tidak berarti bahwa Anda tidak boleh menginginkan sesuatu, tetapi bisa menerima hasil yang diberikan oleh alam semesta. Disini Anda mempelajari lebih lanjut bahwa alam semesta akan memberikan apa yang Anda butuhkan, belum tentu apa yang Anda inginkan (ini tugas Ego), yang akan membantu Anda untuk melakukan apa yang harus dilakukan dan melanjutkan perjalanan anda, yaitu mempelajari bagaimana untuk terus percaya dimana banyak sekali kesempatan yang sedang diciptakan apapun yang terjadi di kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian.

8. Law of Polarity (Hukum Polaritas)
Yang artinya semua yang positif mempunyai sesuatu yang negatif dan semua yang negatif memiliki sesuatu yang positif.

Semua hukum-hukum ini mungkin masih membingungkan saat ini, karena pertama kali saya mempelajarinya juga tidak masuk akal. Sampai saat ini pun saya masih memiliki banyak pertanyaan, tetapi dengan sejalannya waktu, saya harap semua akan lebih jelas terlebih ketika saya mulai menambahkan contoh-contoh dari kehidupan saya sendiri. Kemudian, kita bisa bersama-sama mengaplikasikannya dalam kehidupan kita. Sampai saat ini, mudah-mudahan Anda sudah bisa mengerti mengapa orang selalu bilang bahwa ”semua terjadi karena suatu alasan” atau ”semua akan kembali ke tempatnya masing-masing.”

Life Crisis

Sudah sering kali saya mendengar diri saya sendiri, teman-teman saya, teman kerja, saudara maupun orang-orang yang baru saya kenal mengeluh mengenai krisis di usia yang muda, mengenai hidupnya yang tidak pernah untung, yang sangat membosankan dan penuh dengan hal-hal yang tidak menarik. Dan ini tidak hanya diucapkan oleh orang-orang yang masih muda ataupun sudah berumur, tetapi semuanya. Saya pun telah melaluinya. Sewaktu saya masih remaja, saya selalu berpikir bahwa orang lain tidak tahu betapa susahnya menjadi seorang remaja, dan faktanya, sekarang pun hidup tidak menjadi lebih mudah bukan? Saya banyak mencari jawabannya di berbagai buku dan orang-orang yang saya temui, dan akhirnya saya pun bertemu dengan teman baru saja Jason Tse dari Hong Kong, yang memberikan saya inspirasi baru.

Katanya, gak heran kalau banyak orang di usia 20 tahunan menjadi bingung dan tidak tahu arah ataupun tujuan. Ini tidak lain karena seumur hidup kita, kita sudah tahu dengan pasti apa yang akan terjadi dengan kita. Dari TK masuk SD, dari SD ke SMP lalu SMA dan kuliah. Sewaktu kita di SD, kita sudah bisa membayangkan hidup di SMP, di SMP yang mana, memakai seragam apa dan hal-hal yang dilakukan. Sewaktu SMP, SMA pun sama. Kita bisa betul-betul membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah saat itu dan tidak pernah ragu bahwak kita pasti lulus, walaupun mungkin bukan di tahun yang sama. Walaupun kita gagal, kita tahu kok bahwa itu tidak mengapa, ini cuma sekolah. Tetapi, ketika kita lulus kuliah, kita mulai ragu atas kehidupan kita dan menanyakan berjuta-juta pertanyaan. Sekarang mau apa? Kerja apa? Dimana? Berapa lama? Terus ngapain? Kapan menikah? Dengan siapa? Saya mau digaji berapa? Ini pertama kalinya kita tidak bisa membayangkan kehidupan seperti apa yang kita benar-benar inginkan. Perjalanan ini seperti naik kereta yang tidak memiliki tujuan, dimana kita mungkin senang di jam-jam pertama, tetapi selanjutnya bosan. Itu sebabnya banyak yang depresi. Termasuk saya 🙂

Saya juga mendengar banyak orang yang mengatakan bahwa mereka menginginkan bisnis sendiri, tetapi tidak tahu apa, ingin pindah kerjaan, tetapi gak tau kemana, ingin memiliki hubungan yang baru tetapi tidak berani. Kita mencoba mengambil lebih banyak tanggung jawab, tapi banyak menjauhi tanggung jawab lainnya. Ingin memiliki cinta yang indah, tetapi selalu sakit hati. Saya sudah mencoba berbagai cara untuk benar-benar mengetahui apa yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup ini, saya hampir mencoba segalanya. Tanya teman-teman saja, saya sudah pindah banyak sekali pekerjaan dalam waktu 8 tahun, bertemu banyak sekali orang, membaca berbagai macam buku, datang ke seminar-seminar, selalu mencoba sesuatu yang baru minimum satu kali yang akhirnya membawa saya ke hari ini.

Saya tahu saya dan Anda bukan satu-satunya yang memiliki banyak masalah di dunia ini. Saya telah kesandung, jatuh, terguling, tertabrak, terserempet berbagai hal. Saya telah melakukan banyak kesalahan. Saya banyak tertawa dan menangis. Saya telah melalui depresi dan kebahagiaan semata. Yang semuanya sekarang bisa saya nikmati benar-benar. Yang saya pelajari dari perjalanan ini banyak sekali, yang saya ingin bagi dengan Anda semua, yang saya harap bisa berguna.

Tidak ada ramuan rahasia bagaimana saya bisa mengatasi berbagai krisis dalam hidup saya, semuanya sudah tertulis di berbagai agama, buku dan seminar, dan ini sedikit ramuannya.

1. Mulailah dari 0

“Isilah gelas Anda bila kosong, Kosongkan bila penuh,
Jangan pernah membiarkannnya kosong ataupun penuh”
– Proverb

Benar-benar tanggalkan semua yang Anda ketahui, yang Anda tolak dan semua energi negatif yang ada dalam diri Anda. Anda tidak akan pernah dapat mempelajari hal-hal yang baru bila Anda tidak membiarkan diri Anda untuk melakukannya. Seperti Anda tidak bisa mengisi gelas Anda dengan air yang lebih segar bila gelas itu masih penuh; siapkan tempatnya dan buka pikiran Anda, jangan langsung beprakiraan negatif. Bila Anda menemukan sesuatu yang baru, jangan ditolak langsung, coba dengarkan dengan baik, bangunlah kepekaan dan terimalah karena hal itu mungkin berguna untuk Anda suatu hari nanti

2. Pelajari Hukum-hukum Universal (Laws of Universe)

“Bila Anda mengejar legenda pribadi Anda, maka seluruh alam akan berkonspirasi dengan Anda untuk menjadikannya kenyataan.”
– The Alcemist, Paulo Coelho

Banyak sekali hukum-hukum universal yang Anda bisa pelajari seperti Hukum Ketertarikan (Law of Attraction), Hukum Polaritas (Law of Polarity), Hukum Kreasi yang Disengaja (Law of Deliberate Creation), Hukum Membiarkan (Law of Allowing), Hukum Kecukupan dan Lebih (Law of Sufficiency and Abundance) dan masih banyak lagi. Saya akan mencoba membahas hukum-hukum ini di lain waktu agar lebih mudah dimengerti. Intinya, hukum-hukum ini disebut hukum universal karena seperti Hukum Gravitasi ia berlaku di setiap situasi yang kita lalui.

3. Ambilah Tindakan!

“Mengetahui saja tidaklah cukup; kita harus mengaplikasikannya.
Menginginkan saja tidkalah cukup; kita harus melakukannya.”
– Johann Von Goethe

Dengan sejalannya surat-surat ini, saya akan benar-benar mencoba untuk berbagi dengan Anda langkah-langkah yang bisa kita lakukan bersama untuk melalui berbagai masalah ataupun krisis yang ktia sedang alami dengan benar-benar mengaplikasikan hukum universal tersebut ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Adapun hal-hal yang akan kita lakukan adalah:

  • Mempelajari Hukum Universal
  • Dasar meditasi
  • Keinginan: Saya akan mengubah hidup saya
  • Menentukan tujuan hidup
  • Menentukan visi, misi dan nilai-nilai
  • Mengaplikasikan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari
  • Tantangan
  • Rencana Tindakan 60 hari

Saya akan melakukannya bersama dengan Anda dan kita lihat dalam waktu 2 bulan apakah semua hukum dan program-program ini berguna untuk saya dan Anda. Saya sudah mencobanya sebelumnya, tetapi tidak ada salahnya kita sekarang mencobanya bersama-sama. Anda tidak akan kehilangan apa-apa hanya untuk mencobanya, hanya kemungkinan untuk memiliki hidup yang lebih menyenangkan dan indah.